Pelatih kepala Polokwane City Phuti Mohafe mengatakan timnya tidak benar-benar memanggil kiper Mamelodi Sundowns Ronwen Williams untuk beraksi pada hari Rabu.
Rise and Shine kalah 1-0 di tangan juara bertahan, dengan ciri khas Marcelo Allende melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah.
Gol setelah satu jam memaksa tim yang berbasis di Limpopo untuk meninggalkan blok kompak mereka dan berusaha menyamakan kedudukan, membuat pertahanan Sundowns di tahap penutupan.
Namun Mohafe merasa Williams belum cukup teruji untuk mendapat pujian karena mampu menahan Polokwane di 25 menit terakhir pertandingan.
“Saya pikir dia menyelamatkan satu bola dan dua bola lainnya menghalangi penyerang di sisi lain lapangan. Jadi, saya pikir dia mungkin memainkan peran itu, tapi dia tidak terlalu sibuk malam ini karena kita bisa bersikap adil,” kata mentor yang blak-blakan itu.
Mantan ahli taktik Royal Eagles yakin timnya bisa menyelamatkan sesuatu dari permainan jika mereka memberikan tekanan pada Sundowns sejak peluit pertama berbunyi.
“Tetapi jika kami membuat dia sibuk, jika kami membuat pertahanan tetap sibuk seperti yang kami lakukan di 25 menit terakhir, saya pikir kami bisa mendapatkan sesuatu. [out of the game],” tambah Mohafe.
Polokwane City sekarang akan bertandang ke ibu kota untuk pertandingan kedua berturut-turut melawan tim Brasil – kali ini di Stadion Loftus Versfeld pada hari Minggu, 03 Mei.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.



