USM Alger memastikan tempat mereka di final Piala Konfederasi CAF 2025/26 pada Minggu 19 April setelah bermain imbang 1-1 saat bertandang ke Olympique Safi di Stade El Massira di Maroko.
Penalti Ahmed Khaldi di babak pertama membuat tim Aljazair unggul, Moussa Koné menyamakan kedudukan di akhir untuk tuan rumah tetapi USM Alger maju karena gol tandang setelah leg pertama di Aljir berakhir 0-0.
Mereka kini akan menghadapi Zamalek yang mencapai final setelah menyingkirkan CR Belouizdad.
Al-Ittihad Aljazair memimpin pertandingan melalui tendangan penalti#Piala_Konfederasi_Afrika#CAFCC pic.twitter.com/OSAMUOR92Y
— beIN SPORTS (@beINSPORTS) 19 April 2026
Khaldi memecah kebuntuan setelah kekacauan yang terjadi
Pertandingan berlangsung dalam suasana tegang sejak awal bahkan kick-off sempat terganggu. Laporan-laporan Spanyol mengatakan semifinal ditunda hampir 90 menit setelah keributan penonton dan invasi lapangan memaksa para pemain dan ofisial kembali ke ruang ganti sebelum ketertiban kembali pulih.
Setelah pertandingan akhirnya berakhir, USM Alger berhasil mencetak gol pembuka di penghujung babak pertama menyusul tinjauan VAR yang memberikan penalti kepada tim tamu. Khaldi berhasil mengonversi penalti di masa tambahan waktu babak pertama dan membalikkan keadaan untuk menguntungkan USM Alger.
Safi Olimpiade menyamakan kedudukan #Piala_Afrika #CAFCC pic.twitter.com/kH0BOj6Njh
— beIN SPORTS (@beINSPORTS) 19 April 2026
Safi merespons, tapi USM bertahan
Olympique Safi selalu berusaha menekan setelah turun minum terutama di kandang sendiri dan respons mereka tiba di penghujung pertandingan.
Koné yang masuk sebagai pemain pengganti di awal babak kedua, mencetak gol melalui sundulan pada menit ke-77 untuk menyamakan skor menjadi 1-1.
Safi gagal mencetak gol kedua yang mereka butuhkan dan pertandingan berakhir imbang 1-1, dengan tambahan waktu 19 menit di penghujung babak kedua namun pukulan penentu tak kunjung datang.
Alhasil, USM Alger lolos berkat aturan gol tandang yang masih berlaku di kompetisi antarklub Afrika.
USMA untuk yang kedua. ZSC untuk yang ketiga. Siapa yang mengangkat #TotalEnergiesCAFCC 2025-26? 🏆 pic.twitter.com/x7aR6DqqgW
— TotalEnergies CAFCL & CAFCC 🏆 (@CAFCLCC) 19 April 2026
Final sekarang ditetapkan
Hadiah USM Alger adalah final melawan Zamalek yang memastikan tempat mereka sendiri di final setelah bermain imbang 0-0 dengan CR Belouizdad menyelesaikan kemenangan agregat 1-0.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.



