Perpecahan menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Wydad Athletic Club memutuskan untuk mengakhiri kerjasamanya dengan Patrice Carteron, hanya beberapa minggu setelah kedatangannya di bangku cadangan klub Casablanca.
Ditunjuk untuk menyuntikkan momentum baru ke dalam WAC, Patrice Carteron tidak pernah berhasil menemukan formula kemenangan. Dalam lima pertandingan liga, timnya gagal mencatatkan satu pun kemenangan, menderita tiga kekalahan dan dua kali imbang. Rekor tanpa kemenangan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah klub menjadikan Carteron pelatih Wydad pertama yang tetap tanpa gol dalam lima pertandingan pertamanya di Botola.
Kekalahan melawan Union Yacoub El-Mansour (2-1), tim yang tengah berjuang di klasemen, terbukti menjadi pukulan terakhir. Kemunduran ini mengkristal kritik seputar tim yang kurang kompak dan efisien, tidak mampu memenuhi ekspektasi klub yang terbiasa bermain di papan atas.
Menghadapi situasi ini, presiden Hicham Aït Menna memilih bertindak cepat, berharap bisa memicu kejutan sebelum musim berakhir. Secara internal, Mohamed Benchrifs sedang dipertimbangkan untuk mengambil alih, setidaknya untuk sementara.
Patrice Carteron dan WAC sudah BERAKHIR! ❌️Hicham Aït Menna membakar sumbu terakhirnya dengan memecat pemain Prancis itu dan berusaha menyelamatkan musim dengan segala cara.[Hamza El Kholti] pic.twitter.com/2YgU0K9IRs
— Wydad Time 🇲🔴 (@WydadTime) 30 April 2026
Episode terbaru ini sekali lagi menyoroti tuntutan ekstrem di sekitar Wydad, di mana hasil yang cepat menentukan stabilitas. Bagi klub Casablanca, prioritasnya saat ini adalah kembali ke jalur yang benar dan menyelamatkan musim yang berada di ujung tanduk.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.



