Bentrokan antara Senegal dan Burkina Faso berakhir imbang 3-3 pada Kamis, 16 April, di Stadion Léopold Sédar Senghor. Pertandingan persahabatan ini merupakan bagian dari persiapan Piala Afrika Wanita 2026 di Maroko dan menghadirkan kemeriahan derby Afrika Barat yang sesungguhnya.
Setelah kalah di leg pertama 0-1, Amazon Burkina Faso memasuki pertandingan dengan semangat balas dendam, dan Adama Kongo membuka skor hanya dalam waktu 40 detik (0-1). Tuan rumah membalas dengan menyamakan kedudukan pada menit ke-32, kemudian unggul (2-1) berkat dua gol dari titik penalti yang dilakukan kapten Korka Fall pada menit ke-64. Pada menit ke-79, kapten Burkina Faso Charlotte Millogo membalas rekannya dari Senegal dengan penaltinya sendiri (2-2).
Hasil imbang antara Senegal dan Burkina Faso (3-3) BURKINA FASO 3-3 SENEGAL Untuk pertandingan persahabatan kedua mereka, kuda jantan putri dan singa betina Téranga bermain imbang (3-3). Gol: Adama Kongo, Charlotte Millogo, dan Salamata Kouanda. #FasoSports pic.twitter.com/Qf7IqbMRo6
— FasoSports (@fasosports18) 16 April 2026
Burkina Faso nyaris menyegel kemenangan ketika Salamata Kouanda mencetak gol pada menit ke-84 (2-3), namun Korka Fall menolak membiarkan tuan rumah digagalkan, menyelesaikan hat-tricknya menjelang masa tambahan waktu pada kedudukan 90+6 untuk meraih hasil imbang dramatis pada kedudukan 3-3.
Pertandingan penuh aksi dan sengit ini menjadi panggung sempurna bagi kedua belah pihak saat mereka bersiap untuk Piala Afrika Wanita 2026 di Maroko.
Piala Dunia 2026
Piala Dunia FIFA 2026 akan menjadi edisi paling revolusioner dalam sejarah sepak bola dunia. Turnamen ini untuk pertama kalinya akan diselenggarakan di tiga negara sekaligus, yaitu Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Selain itu, jumlah peserta juga meningkat dari 32 menjadi 48 tim, membuka peluang lebih besar bagi negara-negara dari berbagai konfederasi untuk tampil di panggung global. Format baru ini akan menghadirkan lebih banyak pertandingan, atmosfer kompetisi yang lebih luas, serta jangkauan penonton yang semakin besar di seluruh dunia.
Dengan skala yang jauh lebih besar, FIFA menargetkan turnamen ini sebagai ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga spektakuler dari sisi teknologi dan pengalaman penonton. Stadion-stadion modern di berbagai kota tuan rumah telah dipersiapkan untuk menghadirkan pertandingan berkelas dunia, didukung oleh inovasi seperti peningkatan sistem VAR dan pengalaman digital bagi fans. diprediksi akan menjadi tonggak baru dalam evolusi sepak bola internasional, memperkuat popularitas olahraga ini sekaligus menciptakan momen-momen bersejarah yang akan dikenang dalam waktu lama.


